Gila, Kok Dia Terus yang Lolos SNMPTN/OSN? Rasanya Pengen Teriak!

 

Gila, Kok Dia Terus yang Lolos SNMPTN/OSN? Rasanya Pengen Teriak!


Siapa yang suka tiba-tiba bad mood pas lagi buka grup sekolah atau scroll IG?

Lihat pengumuman SNMPTN/SNBP (yang sekarang namanya ganti-ganti terus): "SELAMAT! [Nama Teman] Diterima di UI/ITB/UGM Jurusan Impian!" Atau, lihat temen kita yang emang udah sepuh banget, tiba-tiba di-post sama sekolah karena lolos OSN tingkat Provinsi.

Rasanya tuh campur aduk ya? Ada rasa ikut seneng, tapi jujur ada rasa cek-cek iri juga. Kayak ada suara di kepala yang bilang, "Kok dia gampang banget sih? Kenapa gue masih gini-gini aja?"

Chill, Bro/Sis. Perasaan itu normal banget! Kamu nggak sendiri. Yuk, kita bongkar kenapa sih rasa iri ini muncul dan gimana cara handle-nya biar nggak bikin overthinking berkepanjangan.

Kenapa Rasa Iri di Sekolah Itu Paling Nggak Enak?

Rasa iri kita beda lho sama iri orang dewasa. Kenapa? Karena di sekolah, kompetisi itu real dan terlihat jelas.

1. Kita Tahu Effort Kita, Tapi Cuma Lihat Hasil Mereka

Kita tahu betapa susahnya kita belajar buat UTBK/ujian, ngulang-ngulang materi yang nggak masuk-masuk. Tapi, yang kita lihat dari temen yang lolos SNBP/OSN cuma hasil akhirnya: postingan bahagia, testimoni manis, dan bangga orang tuanya.

Kita nggak lihat begadang-nya dia, waktu dia korbanin hangout demi tryout, atau momen dia nangis karena nilai nya jeblok sebelumnya. Kita cuma lihat puncak gunung es, bukan seluruh effort di bawahnya.

2. Tekanan "Pencapaian Harus Instan"

Di masa SMA/SMK, semuanya harus serba cepat dan keren. Lolos universitas impian di umur 18 tahun, punya banyak sertifikat, jadi ketua OSIS, ranking satu.

Padahal, jalan tiap orang beda-beda. Mungkin rezeki dia memang di jalur akademik. Rezeki kita? Bisa jadi di jalur skill non-akademik, soft skill yang kuat, atau malah di gap year buat mempersiapkan diri lebih matang.

Tips Cerdas Mengubah Iri Jadi "BBM" Semangat

Daripada mellow dan malah mager, yuk kita pakai rasa iri ini buat level up diri sendiri!

1. Ubah Iri Jadi Riset (Kepo yang Positif)

Pas kamu lihat temenmu lolos OSN, jangan cuma bilang, "Ah, dia pinter dari sananya." Coba kepo-in dengan cara positif.

  • Tanya: "Eh, kamu belajar materi ini dari sumber mana sih? Channel YouTube-nya apa?"

  • Pelajari: Gimana cara dia manajemen waktu? Dia tidur jam berapa kalau weekend?

Anggap temen yang berprestasi itu sebagai "Guru Gratis". Kamu bisa pelajari strategi belajarnya. Jadi, iri itu berubah jadi strategi.

2. Jangan Compare Highlight Mereka dengan Draft Kita

Ini penting banget. Mereka lagi post Bab Akhir dari perjuangannya, sementara kita baru Nulis Draft Bab 1.

Fokus ke satu progress kecil hari ini. Kalau kamu mau lolos OSN, fokus hari ini cuma nguasain satu rumus sulit. Kalau kamu mau lolos SNBP, fokus hari ini cuma ngerjain satu set soal latihan.

Progress kecil yang rutin itu jauh lebih baik daripada overthinking tentang pencapaian besar orang lain.

3. Terima Kalau Kita Punya "Jalur Khusus"

Mungkin kamu nggak jago di Matematika, tapi kamu jago banget di desain grafis atau public speaking. Itu skill yang mahal, loh!

Jangan paksain diri jadi fotocopy orang lain. Lolos SNBP bukan satu-satunya tolok ukur kesuksesan. Ada banyak jalur keren: sekolah kedinasan, politeknik, kursus bootcamp intensif, atau langsung kerja dan bangun portofolio.

Fokus dan kembangkan "jalur" kamu sendiri!

Kamu Masih Dalam Proses Loading

Percayalah, masa SMA/SMK ini baru perkenalan dengan dunia. Semua pressure dan rasa iri itu cuma bumbu penyedap.

Intinya, jangan biarkan rasa iri itu menghabiskan energi positifmu. Ambil pelajarannya, semangat lagi, dan yakin: Kamu akan sukses di waktu yang paling tepat buat kamu.

Nah, share dong! Siapa temen di sekolah yang pencapaiannya paling bikin kamu iri, dan gimana cara kamu handle perasaan itu sekarang?

Komentar

Postingan Populer