5 Cara Menulis yang Santai, Nggak Kaku, dan Lebih Menyenangkan
5 Cara Menulis yang Santai, Nggak Kaku, dan Lebih Menyenangkan
Menulis itu nggak melulu soal bikin laporan atau skripsi yang harus formal. Kadang, kita cuma mau cerita, berbagi pengalaman, atau menuangkan isi kepala. Nah, kalo kamu pengen tulisanmu terasa lebih "hidup" dan gampang dicerna, coba deh ikuti 5 tips menulis santai ini!
1. Gunain "Aku" atau "Gue"
Lupain kata ganti orang ketiga yang kaku kayak "penulis" atau "saya". Pake aja kata ganti yang biasa kita pake sehari-hari, kayak "aku" atau "gue". Ini bikin tulisanmu terasa kayak ngobrol langsung sama pembaca.
Misalnya:
Kaku: Penulis akan menjelaskan tentang tips liburan hemat.
Santai: Gue mau cerita nih, gimana caranya liburan tapi dompet tetap aman.
2. Pake Bahasa Sehari-hari, Bukan Bahasa Kamus
Pilih kata-kata yang umum dan sering kita denger. Hindari istilah-istilah sulit atau terlalu formal. Tujuannya adalah membuat pembaca merasa nyaman, seolah mereka sedang mendengarkan teman curhat.
Misalnya:
Kaku: Adapun, kita harus senantiasa mengutamakan manajemen waktu yang efisien.
Santai: Supaya kerjaan beres, kita harus pinter-pinter atur waktu.
3. Tambahin Tanda Baca yang "Banyak Rasa"
Tanda baca kayak koma, titik, dan tanda tanya itu penting. Tapi, sesekali coba tambahin tanda seru (!) untuk ekspresi antusias, atau tanda elipsis (...) untuk nunjukin jeda atau pikiran yang menggantung. Ini bikin tulisanmu punya intonasi.
Contoh:
Eh, ternyata traveling sendirian itu seru banget, lho!
Duh, kayaknya ada yang kurang deh... coba pikir lagi.
4. Buat Kalimat Jadi Pendek dan Jelas
Tulisan yang enak dibaca itu biasanya terdiri dari kalimat-kalimat pendek. Hindari kalimat panjang yang beranak cucu sampe pembaca bingung mana subjek dan predikatnya.
Misalnya, bandingkan dua kalimat ini:
Kalimat panjang: Saya pergi ke toko buku yang terletak di pusat kota, dan saya menemukan sebuah buku yang sudah lama saya cari, yang mana buku itu adalah buku tentang cara memasak masakan Korea.
Kalimat pendek: Gue ke toko buku di pusat kota. Nggak nyangka, gue nemuin buku yang udah lama banget gue cari. Buku itu tentang resep masakan Korea.
5. Sisipkan Humor atau Pengalaman Pribadi
Kalo ada kesempatan, selipin sedikit lelucon atau cerita lucu dari pengalaman pribadimu. Ini bakal ngebuat tulisanmu terasa lebih manusiawi dan nggak membosankan. Pembaca jadi merasa lebih terhubung sama kamu sebagai penulisnya.
Contoh: Gara-gara bangun kesiangan, gue panik banget. Alhasil, baju yang gue pakai malah kebalik. Untung teman gue langsung kasih tahu sebelum ketemu klien. Malu banget, sih!
Dengan menerapkan lima tips di atas, tulisanmu dijamin nggak akan lagi kaku dan bikin pembaca malas. Jadi, siap buat nulis dengan gaya yang lebih santai? Selamat mencoba, ya!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar